ABU NAWAS NEKAD MAKAN DENGAN SATU MATA 1

ABU NAWAS NEKAD MAKAN DENGAN SATU MATA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga semua kebaikan terlimpah kepada kita semua amin ya rabbalamin Gak ada obat memang kecikan Abu Nawas untuk mengakali segala budaya Baginda Raja seperti pada kisah kali ini yang itu di k h ist ke istana dan pada hari yang keempat berita tentang Abu Nawas yang sedang sakit mata itu pun sampai kepada Baginda Raja Baginda Raja langsung memerintahkan pengawalnya menyiapkan kuda untuk berangkat mengunjungi Abu Nawas melihat keadaannya dan singkat cerita sampailah bagina raja di rumah Abu Nawas melihat Abu Nawas sedang duduk di depan rumah sambil mengenakan kacamata hitam Baginda Raja langsung bertanya Abu naas Kenapa gak kamu bawa berobat matamu yang sakit itu tanya Baginda Raja sudah Paduka saya sudah berobwab Abu Oh baguslahanganupa Min obatnya yang terataj setelah Mere berur pjang lebar itu ada manfaatnya Abu Nawas dengan entengnya menjawab Ya tentu saja adalah Paduka malah bisa menghasilkan uang Baginda Raja yang tadinya hanya bercanda menderak serius menanggapi jawaban Abu Nawas yang bener

ABU NAWAS NEKAD MAKAN DENGAN SATU MATA 2

Abu Nawas Bagaimana bisa sakit mata menghasilkan uang tanya Baginda Raja penasaran beg loh Paduka ketika seorang tabib mengobati pasien yang sakit mata pasti biayanya mahal apalagi kalau yang berobat adalah pejabat istana pasti tabib itu akan menaikkan tarifnya paduga bisa bayangkan sendiri Berapa banyak uang yang didapatkan oleh si tabibetuk Abu Nawas Mendengar hal itu bikin Raja pun tertawa ada saja kamu Abu Nawas Lah terus kalau untuk si penderitanya sendiri apa manatnya seperti kamuh misal kamu kan sakit mata Apa manfaatnya untukmu tanya Baginda Raja Nah kalau itu manfaatnya besar sekali Paduka saya jadi semakin disayang istri jawab Abu Nawas Loh kok bisa apa alasannyawas tanyaa kembali ya karena sakit mata ini saya jadi gak mungkadangumpul bersama-u Jaw alinya Baginda Raja dibuatnya tertawa terpinggal-pinggal Abu Nawas kalau sakit mata begitu Makanan apa yang jadi pantangan tanya Baginda Raja ada sih Paduka seperti roti dan olahan daging atau telur jawab Abu Nawas mendengar penjelasan tersebut timbul niat pada diri Baginda Raja untuk mengerjai abuwas Aduh Sayang sekali padahal akuembawaan enak loh Abu Nawas ujar Baginda Raja Baginda Raja lalu memerintahkan pengawal untuk

 

mengambilkan makanan berupa roti yang berisi olahan daging dan ketika roti itu sudah berada di atas meja Baginda Raja memakan roti tersebut dengan lahap sambil melirik ke arah Abu Nawas ini rotinya lezat sekali loh Abu Nawas apalagi ini nih Ada daging di dalamnya ledek Baginda Raja Abu Nawas yang sedari tadi melihatnya kini mulai tak puasa menahan hasrat makannya ia pun segera mengambil roti di atas meja dan langsung memakannya tentu saja Baginda Raja terkejut dan bertanya loh Abu Nawas matamu kan sedang sakit nanti engak sembuh-sembuh kamu tanya Baginda Raja tenong Paduka jangan khawatir yang sakit kan mata saya sebelah kanan sedangkan aku kan makanya pakai mata sebelah kiri spontan bagi neraja tertawa terpingkal-pingkal mendengarnya kisah selanjutnya Pada suatu hari tidak biasanya u yang berkumpul di istana raja Harun arrasid ternyata tamu yang berkumpul tersebut adalah para ulama mereka bersama raja Harun membicarakan masalah agama hingga urusan negara di sela-sela Wak santainyaang rajaelontarkan pertanyaan kepada ulama tersebut Adakah di anara kalian yang tahu kira-kira Allah Sedang apa sekarang tanya Raja Harun kepada para ulama tersebut tentu saja pertanyaan itu tak lazim namun Memang begitulah karakter Baginda Raja yang sering memberik-anya unukakuk keadaan

 

allahanyaikah satu Dar mru saya sangat percaya allahah yang saya tanyakan kira-kira Allah Sedang apa sekarang tanya sang Baginda Raja lagi para ulama saling berpandangpandangan satu sama lain Mereka bingung harus menjawab apa tidak elok rasanya Baginda bertanya seperti itu jangan Samakan zat Allah dengan manusia Baginda UJ mereka sudah saya katakan tadi saya tidak menyamakan zat Allah dengan Apun apalagi dengan manusia Saya hanya ingin tahu kira-kira Allah Sedang apa sekarang Kalau kalian tidak tahu bilangah seasajing dengan S abu nawkah abuas iniudeng ist berangkatlah beber pengawal peri menuju rumah Abu Nawas namun saat itu abu nawasedang tidak berada di rumah menurut istrinya Dia sedang berada di war pengawal itu pun langsung bergegas mendatangi warat Abu Nawas bers Tuan Abu Anda dipanggil untuk menghap bagajak pun pergi ke istana bersama beberapa pengawal kerajaan Setibanya di Istana Tampak beberapa ulama sedang berkumpul sang raja tampak duduk berwibawa di singgahsananya begitu melihat Abu Nawas Baginda Raja langsung memanggilnya sini ke depan

 

Abu Nawas titah Baginda Abu Nawas pun segera merapat ke depan setelah mengucapkan salam kepada para ulama belum lagi Abu Nawas duduk sempurna tanpa kepada abuas jadiini Abu naas ini Ul yang diu ant Hnya abuh tahanyacanya kepada di k-a allahknyaak k Allah sejenak Abu Nawas ter hamba bisa menjawab pertanyaan itu Tapi ada syaratnya Baginda sahut abuasaratnya Abu naasanyaik teraratnya sayausuk di singganaag dan a penasan jawan abu naaselah abu naas Dud Har oleh beberapa ulama yang sedang duduk di sampingnya jawaban Abu Nawas itu memiliki makna bahwa apa yang dilakukannya merupakan kehendak Allah subhanahu wa taala kamu memang pintar Abu Nawas kamu malah memanfaatkan pertanyaan ini untuk bisa duduk di atas singgahanaku tapi memang yang kamu katakan itu benar maka aku pun tak bisa marah kepadamu kata Baginda Raja Baginda Raja pun memberikan hadiah kepada Nawas atas kecerdasannya wallahuam

By bloggerbanyumas

bloggerbanyumas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *