Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 12

Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 12 1

Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 12 

bloggerbanyumas.com – Sekitar 10 menit Keyra dan pak Rey sudah sampai di pekarangan rumah Keyra.

“Stop pak! Sampai di sini saja!” ucap Keyra, Keyra menyuruh pak Rey menepikan mobilnya di bawah sebuah pohon besar yang tidak jauh dari rumahnya. Keyra sengaja tidak membiarkan pak Rey mengantar sampai rumahnya karena dia tidak mau mamanya yang super heboh itu melihat dirinya di antar pak Rey.

Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 12 2

“Saya turun dulu pak, makasih tumpangannya,” ucap Keyra. Keyra membuka setbeltnya dan hendak turun namun pak Rey mencekal tangannya.

“Tunggu, Key!” ucap pak Rey

“Iya pak Kenapa?” tanya Keyra. Seketika itu pandangan mereka bertemu, manik mata pak Rey dan Keyra saling bersinggungan. Suasana mendadak hening, yang terdengar hanya irama detak jantung dari keduanya.

“Jangan lupa langsung istirahat,” ucap pak Rey

“I-ya pak, ya sudah saya turun dulu pak,” ujar Keyra. Dia hendak turun, namun bagaimana? Tangannya saja masih di cekal oleh pak Rey.

“Pak, tangan saya,” ucap Keyra

“Eh? Maaf!” ucap pak Rey yang spontan melepas tangan Keyra, kini giliran dia yang salah tingkah.

“Ya sudah masuk sana!” ucap pak Rey

“Iya pak. Hati-hati di jalan pak, dan terimakasih,” ucap Keyra dengan di iringi senyum manis yang mengembang di bibirnya yang ranum.

“Iya Key,” sahut pak Rey. Pak Rey kemudian memutar balik mobilnya dan pergi meninggalkan Keyra. Sementara Keyra mentatap sebentar mobil pak Rey yang perlahan mulai menghilang dari pandangannya, barulah setelah itu dia masuk ke rumahnya.

_____

Keesokan paginya….

Starlight High School

Seperti biasa jam pelajaran pertama pun akan segera di mulai, jadwal kali ini adalah pelajaran Fisika. Namun ada sedikit yang berbeda kali ini, jadwal pelajaran Fisika yang biasanya di isi oleh pak Rey, kini malah di isi oleh pak Reno yang biasanya mengajar di kelas X. Loh? Kemana pak Rey?

“Selamat pagi semuanya,” sapa pak Reno dengan ramah.

“Pagi pak!” sahut semua murid dengan begitu semangat . Berbeda dengan Keyra dia malah merasa lemas entah kenapa rasanya kaya ada yang hilang.

“Gila, gue seneng banget akhirnya bisa bebas dari pak Rey,” celetuk Livy

“Ya gak,Key?” tanya Livy

“Biasa aja ko,” sahut Keyra dengan tampang malas. Terlihat sekali bahwa dia tidak menyukai pak Reno yang menggantikan pak Rey.

“Key, kenapa muka lo lemes gitu? Biasanya lo paling semangat kalo udah dapet Fisika atau kimia?” tanya Livy mentap Keyra heran.

“”Jangan-jangan lo kangen pak Rey lagi? Atau lo gak rela pak Reno gantiin pak Rey? Hayo ngaku lo!” Ledek Livy

“Ish paan sih lo lebay? Bisa gak lo sesekali gak overthingking sama gue? Curigaan mulu lo sama gue!” desis Keyra sebal.

“Nggak bisa bestie, karena lo patut gue curigain hha..” kekeh Livy

“Ck, awas ya Lo!”

“Pak,” seorang siswa bernama Kevin mengangk tangannya untuk bertanya.

“Ya ada apa?” tanya pak Reno

“Pak Rey kemana ko bapak yang ganti?” tanya Kevin

“Mengenai itu saya tidak tau, saya hanya di tugaskan oleh pak kepala sekolah untuk menggantikan pak Rey untuk sementara,” sahut pak Reno.

Sementara? Berarti gak cuma sekali donk? Hal itu sontak membuat Keyra semakin merasa tidak bersemangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *