Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 6

Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 6 1

Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 6

Bloggerbanyumas.comCerbung Guru Killer Itu Kekasihku Semua nya mendadak bungkam tidak ada yang berani bersuara. Keyra terpaku matanya membeliak saat menatap siapa yang kini berada di depan dengan tatapan mata setajam elang.

“Pak Rey,” ujar Keyra lirih

Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 6
Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 6

Saat itu juga refleks menarik tangannya dari genggaman tangan Andre.

“Apa yang kalian lihat? sekarang juga kembali ke tempat duduk kalian masing-masing!” Bentak pak Rey dengan nada suara yang meninggi.

“Duh Key, mampus kita,” bisik Livy.

“Lo sih! pake nyorak-nyorakin segala.” desis Keyra.

“Sekarang jelaskan apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa sampai ribut-ribut seperti itu!?” Tanya pak Rey.

Semua orang mematung tidak ada yang berani berkata satu patah pun.

“Kenapa kalian diam saja? Jawab!” Ucap pak Rey sambil menggebrek meja.

“Pak!” Ujar seseorang perempuan mengacungkan tangan nya.

“Saya akan mengatakan apa yang terjadi.” Ucap Putri.

“Baiklah jelaskan Putri.” 

“Keyra dan Andre pak! Mereka pacaran.” sahut Putri melebih lebihkan.

“Pacaran?”

“Pak, itu nggak bener pak! itu bohong.” Sahut Keyra memebela diri.

“Tau lo jangan ngada-ngada deh!” Livi ikut menimpali.

“Eh, lo diem gk usah ikut campur!”

“Liv udah gk usah ladenin mereka.” Lerai Keyra semakin panik.

“Gak bisa Key, lo di fitnah sama dia!”

“Apa lo! berani lo?” Tantang Putri.

Tidak tahan lagi dengan kebisingan di kelas, pak Rey kini berdiri dan menggebrek bangku yang ada di hadapannya.

Brakkkk! Suara gebrakan itu membuat mereka terkejut begitu juga dengan Keyra.

“Diam!” Bentak pak Rey.

Pak Rey melirik ke arah Keyra yang dianggap sebagai akar dari permasalahan ini.

“Keyra!” panggil pak Rey.

Baca juga  Cerbung Guru Killer Itu Kekasihku Part 10

“I–iya pak,” sahut Keyra dengan suara terbata.

“Sekarang juga kamu lari keliling lapangan sebanyak 20 kali!” tiatahnya.

Deg!

“Tapi pak, saya….,” 

“Gak ada tapi-tapian lagi Key!”ujar pak Rey memotong ucapan Keyra.

“Pak saya aja, saya juga salah di sini.” ucap Andre memberanikan diri.

“Diam! Saya tidak bicara sama kamu Andre! Key, tunggu apa lagi? sekarang juga kamu ke lapangan!” ucap pak Rey tegas.

Tanpa pikir panjang key segera melangkah menuju lapangan.

Key menghela nafasnya kasar. “Ck. dasar guru tidak berperasaan. Bisa-bisanya nyuruh gue lari di lapangan yang segini luasnya.” ucap Keyra menggerutu.

Setelah selesai menjalani hukuman, Key segera masuk kelas dengan nafas menderu dan keringat yang membasahi wajah hingga ke lehernya. Pak Rey sempat menelan salivanya kasar saat matanya tak sengaja melirik ke arah leher yang putih mulus dan jejang milik Keyra.

“Duduk!” Titah pak Rey pada Keyra.

“Lain kali saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali! Karena mulai sekarang saya wali kelas kalian!” 

What? Wali kelas? 

“Kalian semua paham?”

“Paham, pak!” sahut mereka serentak.

“Dan kamu Key, ikut ke ruangan saya sebentar,” ucap pak Rey.

Apa? Keruangan nya? Lagi? Habislah sudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *