Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir’aun Ketika Dia Mau Bertobat

Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir'aun Ketika Dia Mau Bertobat
Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir'aun Ketika Dia Mau Bertobat

Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir’aun Ketika Dia Mau Bertobat

Bloggerbanyumas.com – Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat Amin ya robbal alamin peristiwa ini terjadi ketika Firaun Tengah mengejar Nabi Musa bersama kaum Bani Israil yang sedang menyeberangi Laut Merah kisahnya begini teman-teman Nabi Musa dan kaum Bani Israil hendak

hijrah dari Mesir menuju Baitul Maqdis maka ketika mereka sampai di tepi laut merah Mereka pun kebingungan tentang bagaimana caranya menyeberangi laut itu Sementara itu di belakang sana Firaun dan bala tentaranya Sedang menuju kemari dan ketika itu Nabi Musa dan kaumnya sempat kebingungan manakala tak 

Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir'aun Ketika Dia Mau Bertobat
Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir’aun Ketika Dia Mau Bertobat

ada sesuatu seperti jembatan ataupun sebuah kapal untuk menyeberangi Laut Merah dan sungguh telah kami wahyukan kepada Musa Pergilah bersama hamba-hambaku Bani Israil pada malam hari dan pula untuk mereka jalan yang kering di laut itu engkau tidak perlu takut akan tersusul dan tidak

perlu khawatir akan tenggelam Alquran surat At Thaha ayat ke-77 teman-temanku seiman Nabi Musa pun memukul tongkatnya dan atas izin dari Allah subhanahu wa ta’ala terbelah Laut Merah hingga Musa dan kaum Bani Israil bisa berjalan diantaranya dan kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya

karena hendak menganiaya dan menindas mereka hingga bila Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia Aku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil dan aku termasuk orang-orang yang Berserah diri kepada Allah al-qur’an surat Yunus ayat ke-30

maka tibalah Firaun dan bala tentaranya di laut mereka menyaksikan bahwasanya Laut Merah terbelah dan kaum Bani Israil ketika itu Tengah melintasi diantaranya Imam Ibnu Katsir mengatakan ketika itu Firaun menyaksikan Laut Merah terbelah sampai ke dasar lautan hingga mengering dan Firaun pun sempat terperangan dan merasa takut

untuk melalui jalan di dasar laut merah yang terbelah Itu demi mengejar Nabi Musa dan kaum Bani Israil bahkan Firaun sampai menghentikan langkah kereta kudanya dan berbalik arah meninggalkan tepian Laut Merah namun pada saat yang sama malaikat jibril datang dengan menunggangi sebuah kuda demi membujuk Firaun untuk masuk ke dalam laut merah yang terbelah itu akhirnya 

Inilah Alasan Kenapa Jibril Menyumpal Mulut Fir’aun Ketika Dia Mau Bertobat

Firaun pun mau Firaun dan sebagian bala tentaranya masuk ke dalam laut merah yang terbelah diiringi oleh malaikat jibril yang menunggangi kuda maka setelah Firaun dan kereta kudanya sampai di tengah lautan yang terbelah sedangkan Musa dan kaum Bani Israil sudah sampai di daratan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan nabi Musa

Baca juga  Sisa 1 Orang | Kisah Kaum yang Suka Selonong Lewat Belakang, Diomelin Malaikat Jibril

untuk memukulkan tongkatnya kembali sehingga air laut menyatu seperti sediakala Firaun dan bala tentaranya yang menyadari bahwasanya lautan akan kembali menutup mereka berusaha untuk berbalik arah namun sudah terlambat Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan laut untuk menutup dan menenggelamkan mereka semua Firaun pun terombang-ambing

di dalam lautan dan Saat itu pula dia menyadari tentang kedudukannya bahwasanya dia bukanlah Tuhan yang selama ini diserukan kepada rakyatnya dan saat itu ia mulai meyakini akan kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala nah di saat nafasnya mencapai pangkal leher Firaun menyatakan keimanannya kepada Allah 

Subhanahu wa ta’ala dan di detik-detik kematian Firaun inilah ada peristiwa menarik yang terjadi Firaun hendak bertaubat di penghujung hidupnya Malaikat Jibril mengambil tanah atau Lumpur Hitam yang berasal dari dasar laut merah itu kemudian menyumpal mulut Firaun dengan lumpur itu sehingga Firaun tidak bisa mengucapkan kesaksiannya bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah alasan Malaikat Jibril melakukan itu adalah karena dinilai Firaun telah melampaui batas dengan dia mengaku bahwasanya Dia adalah tuhan

yang patut disembah hal ini membuat Malaikat Jibril membenci Firaun maka ketika ada tanda-tanda Firaun akan beriman pada saat tenggelam Malaikat Jibril jadi khawatir sekiranya Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mengampuni Firaun dan rahmat Allah akan menolongnya dari musibah itu maka pada saat itu malaikat jibril menyumpal mulut Firaun dengan lumpur dari dasar laut merah supaya Firaun tidak bisa mengucapkan kalimat tauhid wahai Muhammad

seandainya engkau melihatku kala itu aku mengambil tanah hitam dari dasar lautan lalu memasukkannya ke dalam mulut Firaun karena takut ia diliputi oleh Rahmat hadits riwayat Imam Tirmidzi dari Ibnu Abbas dalam riwayat lain disebutkan sesungguhnya Malaikat Jibril memasukkan tanah ke dalam mulut Firaun karena takut Firaun mengucapkan Lailahaillallah atau Jibril takut Allah merahmatinya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi Dia memberi ampun kepada siapa 

yang dia kehendaki dia menyiksa Siapa yang dia kehendaki dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang Alquran surat Ali Imron ayat ke 129 sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah ada sebuah kisah yang berhubungan dengan kejadian itu kisahnya begini teman-teman ada seorang pemuda dari kalangan Bani Israil pemuda ini selalu mencaci maki Nabi Musa tanpa ada sebab yang jelas dia

Baca juga  Mahasiswa Mesir ini Mati Karena Setetes Air

sangat membenci Nabi Musa dan risalah yang dibawanya jadi setiap hari setiap kali ketika ia berpapasan dengan Nabi Musa dia pasti menghina Musa Taurat dan Allah Tuhannya Nabi Musa bahkan sesekali pemuda ini mengajak Nabi Musa untuk berkelahi tapi Nabi Musa tetap bersabar tidak pernah sekalipun beliau menanggapi pemuda ini walaupun secara manusiawi Musa ingin saja memukul pemuda ini penghinaan ini terjadi selama berhari-hari bahkan sampai bertahun-tahun

diriwayatkan dijelaskan pemuda ini menghina Nabi Musa selama lima tahun lamanya dengan penghinaan yang sama yaitu menghina diri Nabi Musa Taurat dan Tuhannya Musa ketika di tahun kelima di suatu malam nabi Allah Musa berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala beliau tidak tahu harus digimanakan pemuda ini di dalam doanya beliau memohon untuk menyerahkan masalah ini kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka yang terjadi teman-teman pada suatu hari Jibril 

datang kepada Musa dan mengabarkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menjadikan siksaannya pemuda itu kepadamu artinya terserah Musa mau diapakan pemuda yang menghinanya ini tinggal bilang saja pasti Allah akan kabulin mau terputus urat syarafnya mau mati tiba-tiba kah Mau kena petir kah pokoknya terserah apa yang dikehendaki oleh Nabi Musa teman-temanku seiman maka

Keesokan paginya setelah Nabi Musa keluar dari pintu rumahnya ternyata atas hikmah Allah Subhanahu Wa Ta’ala pemuda yang biasanya menghina Musa tiap hari lewat di depan rumahnya pemuda ini pun langsung melontarkan caci maki seperti biasa dia menghina Musa menghina Taurat bahkan menghina Tuhannya Musa sampai-sampai pemuda ini mengajak Nabi Musa untuk berkelahi

namun kali ini Nabi Musa tidak mendiamkan seperti biasanya di depan orang banyak Nabi Musa berkata Wahai bumi tenggelamkan lah orang ini Nah di sini kita bisa lihat teman-teman Bagaimana maha sabarnya allah subhanahu wa ta’ala dibandingkan dengan ciptaannya Musa berharap orang ini mati Ditelan Bumi tapi setelah Nabi Musa

memerintahkan bumi untuk menenggelamkannya ternyata orang itu hanya tenggelam dan masuk ke dalam tanah hanya sebahagian kakinya saja di dalam riwayat dikisahkan hanya saya sebatas dengkulnya saja Lalu setelah pemuda yang menghina tadi terjebak dengkulnya di dalam tanah pemuda ini pun meminta maaf sambil menangis kepada Musa dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu Nabi Musa yang mendengar permintaan maaf itu lantas berkata Aku tidak percaya Hai bumi tenggelamkanlah dia Nabi Musa

berharap orang ini mati tapi ternyata bumi menenggelamkan hanya sebatas perutnya saja pemuda itu lantas menggoyang-goyangkan badannya dia berharap bisa keluar dari dalam tanah yang menghisapnya itu tapi teman-teman ternyata tidak bisa maka pemuda ini untuk kedua kalinya sambil menangis dan merengek-rengek dia meminta maaf lagi kepada Nabi Musa dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya lagi 

Baca juga  Ternyata Semua Kota Yang Ada Sekarang Dimulai Dari Sini

Nabi Musa pun berkata Aku tidak percaya 5 tahun engkau menghinaku wahai bumi tenggelamkanlah lagi orang ini pemuda itu pun masuk ke dalam tanah hanya sebatas lehernya saja jadi yang terlihat dari atas hanyalah kepala pemuda ini saja pemuda ini pun semakin menangis dan berkata Wahai Musa

maafkanlah aku Kalau engkau memaafkan aku aku akan beriman kepada Tuhanmu Nabi Musa yang mendengarnya pun lantas berkata aku tetap tidak percaya 5 tahun engkau menzalimiku sekarang engkau mau bertobat wahai bumi tenggelamkan lah orang ini akhirnya seluruh tubuh dari pemuda ini pun masuk ke dalam tanah dia pun meninggal dunia Ditelan Bumi atas permintaan Nabi Musa Alaihissalam sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah

maka setelah Pemuda tadi meninggal dunia Jibril datang kepada Nabi Musa dan berkata Wahai Musa Tuhanmu kirim salam kepadamu Tuhanmu ingin menyampaikan pesan untukmu wahai Musa Kenapa hatimu begitu keras Jika saja orang itu meminta maaf kepadaku ketika dia tenggelam di sebagian lututnya pasti aku akan memaafkannya dan lihatlah teman-teman kasih sayangnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala

terhadap ciptaannya begitu besar Padahal selama lima tahun pemuda itu menghina Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi Sekali saja Dia minta maaf dan minta ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala pasti Allah langsung akan memaafkannya berbeda dengan 

Nabi Musa Alaihissalam beliau adalah manusia tentunya punya sifat manusiawi seperti akal emosi dan lain-lain pastilah akan memiliki kesabaran yang terbatas dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah sebaik-baiknya zat yang mengampuni dan memaafkan setiap hambanya yang bertobat jadi artinya sebuah gunung itu besar bumi jauh lebih besar dan jagat raya ini juga jauh lebih besar dari

segalanya tapi yang lebih besar dari itu semua adalah pintu ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Jadi itulah kisah tentang alasan kenapa Malaikat Jibril menyumpal mulut Firaun ketika hendak bertaubat semoga Kisah ini bermanfaat lebih dan kurangnya Mohon dimaafkan yang benar datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala khilaf ataupun keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa Sampai ketemu di kisah-kisah seru yang penuh makna selanjutnya saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *