TAK SEPERTI ISRAEL IRAN, KEUANGAN INDONESIA TAK SIAP UNTUK PERANG ?!! APA BEDANYA?! – Mardigu Wowiek

TAK SEPERTI ISRAEL IRAN, KEUANGAN INDONESIA TAK SIAP UNTUK PERANG ?!! APA BEDANYA?! - Mardigu Wowiek 1

TAK SEPERTI ISRAEL IRAN, KEUANGAN INDONESIA TAK SIAP UNTUK PERANG

Bloggerbanyumas.com kita mendiskusikan ekonomi Indonesia secara makro dan mikro mengingat Ibu Sri Mul Rencananya tidak lagi menjabat sebagai menq dalam jabatan tahun 2024-2029 makanya pejabat yang seperti apa sebaiknya yang akan menjalankan roda ekonomi Indonesia ke depannya kita menengok sejarah ilmu ekonomi sebentar dalam waktu yang lama panitia Nobel tidak mengakui ekonomi sebagai ilmu pengetahuan maka tidak

pernah ada hadiah Nobel untuk ilmu ekonomi pada suatu hari ada seorang Doktor dalam ilmu fisika dan ilmu matematika namanya Yan timbergen dia melakukan pengukuran tentang hubungan kasual maupun independen antara berbagai variabel dalam kehidupan ekonomi contoh sederhana kalau mau omset Apple naik hingga 40% harganya harus diturunkan hingga

TAK SEPERTI ISRAEL IRAN, KEUANGAN INDONESIA TAK SIAP UNTUK PERANG
TAK SEPERTI ISRAEL IRAN, KEUANGAN INDONESIA TAK SIAP UNTUK PERANG

20%. yang diukur atau dikuantifikasi olehnya secara menyeluruh sampai hubungan kuantitatif antara kenaikan upah hingga Peng angguran dia dianggap sebagai ahli ekonomi yang hebat sampai diminta bantuannya oleh PBB oleh India Mesir dan masih banyak negara lainnya ciptaannya diakui sebagai ilmu pengetahuan oleh panitia hadiah

Nobel Dr Yan tinbergen akhirnya dianugerahi Nobel pertama dalam ilmu ekonomi di dunia Dr Yan kemudian hari dikenal sebagai ekonom dalam ilmu ekonometrik tapi dia tidak punya ijazah dalam bidang ekonomi sekarang kita analisa menggunakan ilmu ekonominya Dr Yan atau ekonometrinya Dr Yan Apa dampak makan siang dibanding dengan melemahnya rupiah dan turunnya ekonomi dunia kita bahas ekonomi dunia dulu saat ini Tiongkok sebagai

manufactur of the world atau pabriknya dunia Mengalami penurunan permintaan secara global kemudian dunia terancam dengan kenaikan harga minyak bumi dan gas alam rawannya ancaman perang di banyak wilayah dunia kemudian ada cuaca ekstrem yang menurunkan produksi pangan dunia secara mikro di Indonesia Indonesia saat ini menghadapi masalah stunting korupsi rendahnya edukasi kemiskinan KKB Papua kriminalitas drag narkoba juga

Baca juga  TAK SEPERTI ISRAEL IRAN, KEUANGAN INDONESIA TAK SIAP UNTUK PERANG ?!! APA BEDANYA?! - Mardigu Wowiek

pengangguran dampak makan siang gratis pada bisnis cycle bisa mengatasi apa dari masalah Indonesia saat iniikah yang semuanya ada angka-angkanya keseluruhan teori dan teknik serta proses kuantifikasi tersebut disebut ilmu

ekonometri yang jadi ukuran agar biaya rendah untuk pengadaan makanan anak adalah masalah Distribusi Distribusi bahan baku dan ketersediaan bahan baku serta distribusi Pang agar sampai ke tangan dan mulut anak yang akan menyantapnya itu kunci penting variabelnya banyak di Jawa harganya lebih murah dibandingkan di Sumatera di Kalimantan dan di Sulawesi apalagi wilayah kepulauan semacam Maluku dan pulau terujung Indonesia

yaitu Papua Di Papua selain mengirim makanan anak harus ada biaya keamanan agar tidak ditembaki KKB makan sehat mana yang dipilih oleh pemerintah tentunya ala mediterranean atau ala paleo kalau ala paleo diet maka karbo hanya 20% 30% sayur dan buah 50% protein kalau ala mediterranean diet banyak karbo sampai 50% sayur buah

30% dan 20% adalah protein dalam piramida makanan sehat mediterana atau yang umum di dunia pendidikan saat ini diajari roti gandum pasta mie beras kentang ubi merupakan konsumsi sehari 50% porsinya yang mana cukup menakutkan di kemudian hari untuk masalah kesehatannya kalau hal ini diterapkan menurut saya pribadi loh ini sangat gula sangat karbo paleoda diet lebih membuat nutrisi tercukupi kita tahu dalam daging terdapat semua

vitamin b kompleks mulai dari B1 hingga B12 juga mineral dan protein yang dalam satu hari disarankan 40 GR protein yang ada dalam 250 GR daging baik itu daging putih daging merah ataupun ikan serta susu kalau pakai

paleo diet harganya jadi mahal namun pasti bernutrisi dan membuat stunting hilang dari muka bumi Indonesia namun kalau karbonya dan sweetnya yang lebih dari 50% ya lebih baik dir-review ulang debat dulu mana yang akan dipakai standar makan sehat itu untuk anak-anak setelah kita putuskan diet mana yang dipilih baru kita hitung

Baca juga  [BREAKING UPDATE] ISRAEL SERANG BALIK IRAN !!! - Mardigu Wowiek

ekonometrinya agar ekonomis yaitu dengan modal sekecil-kecilnya manfaat sebesar-besarnya cepat terdistribusinya termasuk perputaran uang di banyak kalangan yang menyediakan manfaat tersebut di kalangan bawah tentunya dan yang di kalangan bawah ini tidak tersentralisasi namun terdistribusi ke daerah sampai ujung Indonesia

pertanyaannya kepada para sarjana ekonomi di Indonesia siapa yang menghitung Eko ekonometrinya untuk makan siang anak Indonesia pasti ada dong alasan ekonomi dan kemanfaatannya selain keuntungan politiknya masa ngitung gitu aja pakai ainujum Ya enggaklah mau dibantu ngitung sini peace

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *