Kisah Nabi Yang Diutus Untuk Memusnahkan Burung Raksasa Pemakan Anak Kecil 1

Kisah Nabi Yang Diutus Untuk Memusnahkan Burung Raksasa Pemakan Anak Kecil

Bloggerbanyumas.com –  di dalam Alquran banyak mengisahkan tentang kisah nabi-nabi utusan Allah subhanahu wa ta’ala yang berdakwah pada suatu kaum di dalam Alquran juga ada yang menyebutkan nama-nama nabinya dan disebut juga nama kaumnya tapi ternyata ada salah satu ayat di Alquran nih yang hanya menyebutkan nama kaumnya saja tapi tidak disebutkan Siapa nama nabi yang diutusnya yaitu Ashabul rasy di dalam Alquran sendiri nama Ashabul rasy ini disebutkan sebanyak dua kali masing-masing terdapat pada surat al-furqon ayat 38 dan surat qaf ayat ke-12 dan telah kami binasakan kaum Ad dan tsamud dan penduduk Ross serta banyak lagi generasi di antara kaum-kaum itu Alquran surat al-furqon ayat 38 kalau kita lihat dari ayat itu kaum jelas adalah kaumnya Nabi Hud dan kaum tsamud adalah kaumnya nabi Saleh sedangkan Ros tidak dijelaskan nama-nama nabi yang diutus ke sana namun ada beberapa hadits yang bercerita tentang kisah penduduk Cross ini meskipun memang tidak ada riwayat Hadits yang Shahih akan tetapi kisah ini ada di banyak riwayat-riwayat dari para sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan juga ada beberapa kisahnya yang berasal dari peneliti sejarah muslim untuk itu di artikel kali ini kita akan membahas tentang kisah nabi hanzolah dan Ashabul rasy

Kisah Nabi Yang Diutus Untuk Memusnahkan Burung Raksasa Pemakan Anak Kecil 2

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat Amin ya robbal alamin nabi hanzolah hidup sezaman dengan raja Zulkarnain dan nabiyullah Khidir artinya beliau hidup sekitar abad ke-5 sebelum masehi itu berarti 500 tahun sebelum Nabi Isa diutus nabi hanzolah merupakan keturunan dari yahuda yang berarti beliau nabi yang berasal dari kalangan Bani Israil silsilahnya adalah hanzolah bin Safwan bin al-harits bin alqahtan kisahnya begini teman-teman nabi hanzolah diutus kepada suatu kaum yang bernama penduduk rosh atau dalam bahasa Arabnya disebut dengan Ashabul rasy nah Ashabul ras ini adalah orang-orang yang tersisa dari kaum tsamudnya Nabi Saleh Kita pernah membahas azab kaum tsamud ini di artikel beberapa waktu lalu jadi ketika itu azab yang membinasakan kaum tsamud yang ketika itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala binasakan kaum tsamud ini dengan suara teriakan Malaikat Jibril yang 

Kisah Nabi Yang Diutus Untuk Memusnahkan Burung Raksasa Pemakan Anak Kecil

mengakibatkan seluruh penduduk kaum tsamud ini mati nah ternyata ada beberapa orang dari kaum tsamud ini yang selamat dari malapetaka itu kemudian sisa-sisa orang kaum tsamud ini beranak pinak hingga membentuk peradaban baru yang dinamakan dengan Ashabul Rosy Ashab atau Ashabul yang berarti penduduk atau penghuni dan Rose memiliki arti sumur lama ada juga yang mengartikan Rose sebagai Telaga yang sudah kering airnya kisah tentang Nabi hanzolah dan kaum ini terbagi menjadi dua cerita besar yang pertama kisah tentang Nabi hanzolah dan buruh dan yang kedua kisah tentang Ashabul Rosy yang menyembah pohon keramat pertama kita akan mengisahkan tentang Nabi hanzolah dan burung angkot terlebih dahulu kisah ini diceritakan oleh Imam Abu Al Hasan atau yang lebih dikenal dengan julukan Imam Alkisah tinggal di wilayah Hadramaut Yaman di kota ini terdapat pepohonan buah-buahan dan kampung-kampung yang makmur nah di kampung ini ada sebuah gunung yang bernama gunung valac gunung vallach adalah rumah bagi sebagian besar jenis burung-burung artinya di Gunung valakch ini ada banyak sekali jenis burung yang membuat sarang mereka di sana dan ada satu jenis burung yang cukup menarik 

 

perhatian di sana burung ini bernama burung angkot memiliki arti berleher panjang ciri-ciri burung ini adalah memiliki ukuran yang sangat besar tak ada yang tahu pasti berapa meter ukuran burung ini tapi dikisahkan apabila burung ini terbang sayap-sayapnya mampu menutupi matahari Seperti awan Jadi kalau burung ini sedang terbang di atas kita situasi di sekitar menjadi gelap karena sayap besar dari burung ini menutupi sinar matahari kemudian burung aanco ini teman-teman punya leher yang panjang seperti leher unta makanya Makna unkol adalah berleher panjang dan uniknya burung ini juga punya empat buah sayap yang dua berukuran besar dan duanya lagi berukuran kecil burung aanco ini menjadi hewan mitologi dalam Islam dan masih misterius tentang keberadaannya burung angkot ini adalah hewan pemakan daging dia biasa memakan bangkai sapi kambing gajah dan hewan-hewan besar lainnya cengkraman kakinya mampu mengangkat seekor gajah yang memiliki bobot sekitar 4 ton ke atas gunung valac 

 

demi memberi makan anak-anaknya di puncak gunung itu keberadaan burung ini tidaklah mengganggu penduduk dari Ashabul Rosy karena dia hanya makan bangkai hewan saja tapi entah apa yang terjadi pada suatu hari tiba-tiba burung ini memangsa anak-anak kecil dari kaum Rose ini jadi ketika itu mulailah penduduk kaum Rose menjadi takut dengan burung ini mereka menjaga anak-anak mereka untuk tidak bermain di luar rumah supaya tidak dimangsa burung ini akhirnya karena setiap hari penduduk rosh dihantui ketakutan dari burung Ancol pemangsa anak-anak ini kaum ini pun pergi menemui nabi hanzolah mereka berkata Wahai nabiyullah setiap hari kami gelisah karena dihantui ketakutan dari seekor burung raksasa yang memangsa anak-anak kami nabi hanzolah berkata lalu kalian ingin aku menangkap burung itu kemudian penduduk Rose ini berkata Bisakah engkau berdoa kepada Allah untuk memusnahkan burung itu lalu mendengar permintaan dari kaumnya nabi hanzolah pun mencoba menolongnya 

 

tetapi dengan sebuah syarat nabi hanzolah berkata Baiklah aku akan berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala untuk memusnahkan burung itu atas izinnya tetapi jika burung itu telah musnah Berjanjilah kalian kepadaku dan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala untuk meninggalkan sesembahan berhala-berhala kalian dan bertakwalah kalian dan takutlah hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian kaum Rose pun berjanji pada saat itu untuk meninggalkan berhala sesembahan mereka jika burung angkot itu musnah pun berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ya Allah Matikanlah binatang tersebut dan putuskanlah keturunannya dan Tak lama kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala langsung mengijabah doa utusannya ini tiba-tiba burung Angkot terbakar diikuti dengan seluruh anak-anaknya hingga burung itu pun mati dan langsung punah saat itu juga kaum Ros pun yang menyaksikan kejadian itu menjadi senang dan tidak lagi dihantui rasa takut akan burung raksasa tersebut dan sesuai dengan janjinya kepada nabi hanzolah kaum roh saat itu mulai menyembah Allah subhanahu wa ta’ala dan meninggalkan berhala-berhala sesembahan mereka sobat Jazirah ilmu 

 

yang dimuliakan Allah Sekarang kita akan menceritakan bagian keduanya kisah kedua yang akan diceritakan kali ini ada khilaf dari para ulama Apakah kejadiannya setelah peristiwa burung angkot ataukah sebelumnya tapi pada intinya kita akan menceritakan secara berurutan saja agar lebih mudah dipahami dan lebih mudah mengambil ibrahnya dari kisah kali ini cerita kedua setelah kira-kira setahun atau 2 tahun kaum Rose ini menyembah Allah subhanahu wa ta’ala dan meninggalkan berhala-berhala sesembahan mereka mereka pun mulai kembali lagi mencari berhala baru Kalau bahasa modernnya kaum ini kembali ke setelan pabrik awalnya kaum ini kan menyembah patung-patung Dan Api atau matahari saat itu mereka punya berhala baru berhala mereka ini adalah sebuah pohon besar tua yang ada di perkampungan mereka pohon ini bernama pohon sanaubar atau dalam bahasa lain syahdira yang memiliki arti Raja pohon pohon ini teman-teman sejenis dengan pohon pinus yang di bawah pohon ini terdapat seperti mata air yang memancar seolah-olah air itu dihasilkan dari pohon ini 

 

kemudian mereka menyangka bahwa pusat dari pohon sanaubar yang terdapat mata air yang mengalir itu adalah sumber kehidupan Tuhan yang turun ke muka bumi alasan kenapa mereka menyembah pohon ini adalah karena yang menanam pohon sanobar ini bukan orang sembarangan yang menanam adalah yafidz Bin Nuh yang merupakan salah satu dari tiga anak Nabi Nuh Alaihissalam dikisahkan pohon sawobar ini ditanam yafidz ketika mereka turun dari kapal atau bahtera Nabi Nuh Alaihissalam pasca banjir bandang yang membinasakan seluruh kehidupan Selain itu kaum roh juga memberikan larangan-larangan terkait pohon yang dikeramatkan ini Nah karena ada aliran air seperti sungai kecil yang terlihat seperti bermuara dari pohon besar ini ketika itu diadakan larangan bahwasanya penduduk beserta hewan ternak dilarang minum atau mengambil air dari sungai itu jika ketahuan ada yang melakukannya maka hukumannya harus dibunuh karena kaum Rose meyakini bahwa pohon tersebut merupakan Hayat Al ilahiyat atau yang memiliki arti kehidupan ketuhanan sehingga diberikan larangan kepada 

 

siapapun untuk tidak mengganggu dan mengambil manfaat dari pohon keramat itu teman-teman keseimbangan sebulan sekali kaum Rasul ini membuat semacam hari besar atau perayaan mereka Jadi pada hari itu mereka keluar menuju pohon ini dengan membawa hewan-hewan yang telah disembelih dan membakarnya di depan pohon sanaubar itu kemudian ketika asap bakaran itu sudah membumbung tinggi di langit mereka mulai bersujud kepada pohon itu lalu mereka menangis dan membuat permohonan-permohonan hingga pohon ini pun mengeluarkan suara yang menjawab Langsung doa-doa dari kaum ini Padahal mereka sebenarnya tak sadar sedang dibohongi oleh syaiton karena hakikatnya suara yang mereka dengar itu bukanlah berasal dari pohon besar ini melainkan setan lah yang berbicara kepada mereka dari balik pohon sanaubar ini pohon besar sanobar ini disembah oleh kaum Rosy yang terbagi menjadi 12 desa desa itu bernama oban Ozan bahman isfan parwadin ordi Basit hordad murdad Tir dan Syahrir nama-nama Desa kaum Rose itu yang kemudian dijadikan nama-nama bulan dalam sistem penanggalan bangsa ajami atau bangsa Persia Nah karena 

 

kedua belas Desa ini sering berkumpul di pohon besar sanobar itu akhirnya mereka pun berinisiatif untuk menanam pohon sawo bar dengan jenis yang sama di desa mereka masing-masing akhirnya masing-masing Desa bisa menyembah pohon mereka masing-masing lalu nabi hanzolah yang melihat kaumnya telah murtad lagi beliau pun pergi mendatangi mereka dan mengingatkan tentang janji mereka dan mendakwahi mereka semua untuk kembali menyembah Allah sebagai Tuhan pencipta segala tapi ketika itu kaum Rose ini tak mau mendengar peringatan dari nabi mereka dan Bahkan mereka menganggap keberadaan Nabi hanzolah di tengah-tengah mereka hanya bersifat mengganggu kekhusyukan mereka dalam menyembah pohon sanaubar itu akhirnya karena mengetahui kaumnya tak mau mendengar seruan yang disampaikan nabi hanzolah pada suatu hari nanti hanzolah berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala untuk membuat layu pohon sangau bar yang disembah oleh kaumnya tersebut Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun dengan cepat mengabulkan doa dari nabi hadzalah hingga Pada suatu hari perlahan-lahan semua pohon sama ubar mulai layu daunnya dan lambat laun seluruh pohon-pohon tersebut mati sobat Jazirah ilmu yang 

 

dimuliakan Allah ketika mengetahui pohon berhala yang mereka sembah mati orang-orang kaum Rasul ini mulai menjadi marah mereka berkata Ini pasti ulah dari hanzolah dia pasti mendoakan supaya pohon ini mati lalu beberapa orang kaum mulai bermusyawarah mereka menyusun rencana pembunuhan kepada nabi hanzolah tapi mereka ingin nabi hanzolah mati dengan cara perlahan Artinya mereka ketika itu tak ingin langsung membunuh nabi hanzolah mereka mau nabi hanzolah ini mati dalam keadaan tersiksa Nah karena arti dari Rose adalah sumur lama makanya di daerah tersebut ada banyak sumur-sumur yang telah kering Mereka pun berniat memasukkan Nabi hanzolah ke dalam sumur-sumur kering tersebut maka pada suatu hari ditangkaplah nabi hanzolah oleh orang-orang ini Kemudian beliau diseret dan dimasukkan ke dalam salah satu sumur kering 

 

tersebut kemudian di atas umur tersebut ditutup dengan sebuah batu besar dan hanya menyisakan sedikit lubang saja sebagai udara dan pencahayaan di siang hari orang-orang dari kaum Rose berharap supaya lebih hanzolah mati kelaparan di bawah sana tapi ternyata Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pertolongannya di waktu yang tepat dari sekian banyak penduduk Rush yang didakwahi Nabi hanzolah ternyata hanya ada satu orang saja yang menerima dakwahnya Dia adalah seorang laki-laki yang berasal dari kalangan budak berkulit hitam Ketika Nabi hanzolah diseret dan dimasukkan ke dalam sumur rupanya dari kejauhan budak hitam ini secara diam-diam menyaksikannya mengetahui bahwa nabinya dimasukkan ke dalam sumur budak ini pun berinisiatif untuk memberi makannya setiap hari supaya nabinya tetap hidup di bawah tanah jadi teman-teman karena budak hitam ini miskin dan tak punya uang untuk membeli makanan Supaya diberikan kepada nabi hanzolah maka budak ini pun mencari 

 

kayu bakar di hutan dan dijualnya di pasar kemudian setelah dia mendapatkan uang dia pun membelikannya makanan lalu membawa makanan tersebut ke lubang itu dan diberikan kepada nabinya hal ini terus budak hitam ini lakukan setiap hari agar nabinya tak mati kelaparan sekian lama dia melakukan hal seperti itu hingga Pada suatu hari ketika budak ini hendak mencari kayu bakar di hutan Dia pun merasa kelelahan dia ingin tidur sebentar maka budak ini berbaring dan mulailah Ia tidur  di dalam sebuah riwayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala buat budak hitam ini tidur selama 14 Tahun Lamanya ketika budak ini terbangun dari tidurnya dia merasa ketika itu dia hanya tidur setengah hari saja kemudian dia meneruskan mencari kayu bakar maka kemudian dia ke pasar dijual lah kayu bakar itu dan dibelikan makanan seperti biasa makanan itu langsung dia antar ke sumur nabi hanzolah ketika sudah mau sampai sumur budak ini bingung karena ternyata sumur Tempat Nabi hanzolah dikurung tidak ada dan kondisi daerah sekitar situ semuanya sudah berubah Nah untuk kisah akhir dari Ashabul Rush ini terdapat dua pendapat yang pertama ketika si budak tidur selama 14 tahun saat itu kaum ini sedang mengadakan ritual di pohon keramat itu lalu mereka pun tiba-tiba semuanya terdiam dan beramai-ramai melihat ke arah langit karena saat 

 

itu tiba-tiba langit berubah menjadi gelap Saat itu pula keluar lahar panas dari dalam tanah kemudian di langit pun tiba-tiba ada banyak sekali bola-bola api yang menghantam seluruh orang-orang di kaum ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala azab mereka dengan azab yang luar biasa ketika mereka mendustakan nabinya akhirnya kemudian tak ada lagi yang tersisa kecuali Allah subhanahu wa ta’ala binasakan dan yang selamat adalah budak yang tertidur di hutan tadi satu-satunya pengikut dari nabi ini dan dalam kisah yang kedua ketika si budak ini tertidur dan ketika kaum ini akan ditimpah azab maka kemudian kaum ini sadar bahwasanya nabi yang mereka masukkan ke dalam sumur itu benar lalu mereka buru-buru angkat nabi itu untuk kemudian beriman kepada nabi dan 

 

mentauhidkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala azab Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun tidak jadi ditimpahkan kepada kaum ini hingga semuanya beriman pada saat itu sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah kisah Ashabul rash ini tidak memiliki riwayat yang jelas makanya Kenapa bisa ada dua versi yang berbeda dikarenakan kisah ini berasal dari para ahli sejarah yang berusaha menyatukan antara potongan kisah satu dengan Kisah Lainnya maka dirangkum dan dijadikan sebuah cerita Jadi itulah kisah tentang kisah nabi hanzolah dan Ashabul rasy semoga Kisah ini bermanfaat lebih dan kurangnya Mohon dimaafkan yang benar datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala khilaf atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa Sampai ketemu di kisah-kisah seru yang penuh makna selanjutnya saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

By bloggerbanyumas

bloggerbanyumas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *