Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung

Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung
Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung

Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung

Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh di suatu desa kecil di pesisir Yaman hiduplah seorang pemuda nelayan yang sering menjadi buah bibir warga desa bukan karena keberanian atau keahliannya di laut melainkan karena rupa dan nasibnya yang buruk serta dikenal sebagai pemalas karena gerakannya yang tidak begitu
Gesit pemuda itu memiliki wajah yang jauh dari kata tampan dan hidup dalam kemiskinan yang pekat Setiap hari dia mengarumi lautan dengan harapan mendapatkan ikan yang cukup untuk menghidupi dirinya namun takbir seringkiali tidak berpihak padanya desasdesus dan cemohan Menjadi santapan sehari-harinya membuat hidupnya terasa berat dan penuh dengan penolakan dalam hatinya muncul doa-doa tulus memohon kepada Allah berharap suatu hari 

Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung
Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung
 
nanti kehidupannya akan berubah dan dia bisa menemukan kebahagiaan yang selama ini hanya bisa dia impikan dalam kesunyian subuh Azim bangkit dari tidurnya merasakan kelemahan yang sudah akrab dalam tubuhnya setiap urat dan tulangnya Terasa seperti memiliki beban berat sebuah penyakit misterius yang membuatnya cepat lelah dan hampir tidak ada hari tanpa rasa sakit Penyakit ini telah
menjadi bayang-bayang hitam dalam hidupnya sering menghalangi langkah dan usahanya dalam mencari nafkah sebagai nelayan pagi itu matahari bersembunyi di balik awan-awan tebal memberikan udara yang sedikit lebih sejuk dari biasanya di desa pesisir Yaman suara ombat pantai mengalun lembut namun bagi azim ombat tersebut lebih seperti ejekan Tak Berujung sebagai seorang nelayan azim seringki menghabiskan waktunya di pantai meski tak selalu berhasil membawa pulang ikan he azim Berapa banyak ikan yang kau dapatkan hari ini dua ekor atau mungkin tiga terdengar suara laki-laki berbadan besar bernama 

Kisah Pemuda Pesisir Yaman Menikahi Putri Duyung

Rashid yang selalu mengejek azim seorang wanita muda yang sedang mencuci pakaian di tepi pantai menoleh kau seharusnyau Siapa yang mau menikah dengan nelayan pemalas seperti kau a mencoba menahan amarah dan kesedihannya Aku berusaha Maria Allah sajalah yang tahu betapa kerasnya Aku berusaha dan penyakit yang aku bawa ini R tertawa terbahak-bahak berdoalah lebih kas mungkin
saja Allah akan memberimu keajaiban a memandang laut yang luas berharap laut itu bisa menenggelamkan rasa malunya perah suatu kali dia memikirkan untuk pergi jauh meninggalkan Desa Nam di man dia bisa pergi ini adalah tanah kelahirannya malam harinya setelah kembali dari laut dengan tangan hampir kosong azim duduk di bawah langit yang berbintang berdoa dengan tulus Ya Allah aku tahu aku tak sempurna Namun bukanah engkau maha pengasih dan penyayang Tolong berikan aku kesempatan untuk membuktikan 
 
kepada mereka semua bahwa aku bukan pemalas Tolong berikan aku kekuatan melawan penyakitku ini keberuntungan dan kasih sayang dari seorang wanita sebelum Tid a merasa ada sesuatu yang berbeda dengan malam itu seolah-olah langit mendengarkan doanya dan ada pertanda baik yang akan datang namun keesokan harinya Desa mereka dikejutkan dengan peringatan tsunami awan mendung menyelimuti langit ombak menjadi lebih ganas dan angin Berti kencangga Desa
berhamburan mencariat yang aman Rid berter azim Inikah keajaiban yang kau Min dari kau yang penuh ketakutan memandang laut yang mulai menunjukkan gelombang besar mendekati aku Aku tidak tahu aku hanya meminta [Musik] kebaikan gelomban tsunami menghantam desa dengan kekuatan yang dahsyat meratakan rumah dan menyebabkan kekacauan di mana-mana awan hitam pekat menyelimuti langit dan jeritan ketakutan mengisi udara azing berjuang keras menyelamatkan Dir dan juga berusaha membantu warga
 
desa lainnya Ya Allah lindungilah kami semua doa azim dalam hati sambil berjuang melawan ganasnya air setelah beberapa jam yang mengerikan ombat mulai mereda dan langit sedikit cerah azim yang selamat dari amukan alam itu dengan langkah goyah berjalan menyusuri pantai yang penuh dengan runtuhan sesekali dia berhenti untuk membantu warga lain atau sekadar menatap
puing-puing dengan tatapan kosong pada suatu titik ketika azim berjalan di tepi pantai yang sunyi dia melihat sesuatu yang aneh tergeletak di pasir sesosok makhluk yang menyerupai wanita namun dengan ekor ikan yang indah sedang terbujur lemah rambutnya yang terurai panjang basah kuyup oleh air laut itu adalah putri duyung makhluk yang selama ini hanya dia dengar dalam cerita legenda Azi mendekat hatinya dipenuhi dengan rasa kasihan dan kekaguman dengan lembut dia menyentuh bahu putri duyung itu Hei kamu tidak apa-apa putri duyung itu menggerakkan matanya yang besar dan indah menatap azim dengan pandangan 
yang membingungkan dia tidak dapat berbicara hanya membuat suara lembut yang seperti merdu azim mengangguk kau terluka Namaku azim aku akan membantumu kata azim dengan suara lembut dia memberikan senyum hangat kepada putri duyung yang seolah merespon dengan ekspresi wajah yang lebih tenang Azi mengambil kain yang dia bawa dan meletakkannya di atas putri duyung berusaha membuatnya hangat putri duyung itu membuat suara yang seperti ucapan terima kasih
matanya bersinar-sinar melihat kebaikan azim kau tak seperti makhluk yang pernah aku lihat kata azim dengan kagum tapi aku merasa ada ikatan yang kuat denganmu Aku akan menjagamu dengan penuh kehati-hatian azim membawa putri duyung itu ke tempat yang lebih aman jauh dari pasang surut ombat yang masih ganas sebuah perasaan hangat dan kedamaian menyelimuti hati azim seah menjawab semua kebingungan dan kesedihan yang selama ini dia rasakan ini adalah awal dari kisah baru dalam hidup azim sebuah kisah yang penuh dengan misteri keajaiban dan [Musik] cinta hari demi hari berlalu dan azim menghabiskan waktunya untuk merawat putri 
duyung yang ditemukannya Dia memberi nama Safia kepada putri duyung itu yang dalam bahasa Arab berarti Suci Safia meskipun tak bisa bicara selalu menunjukkan ekspresi yang mengerti setiap kali azim berbicara dengannya mereka saling berbagi dalam keheningan sebuah bahasa yang lebih dari sekadar kata-kata dengan keberadaan Safia azim menjadi lebih gigi dalam mencari ikan penyakit cepat lelahnya sudah tidak lagi terasa dan anehnya dia selalu mendapatkan hasil tangkapan yang
melimpah azim merasa ada perubahan besar dalam hidupnya sejak kehadiran Safia orang-orang Desa mulai berbicara beberapa dengan rasa iri dan curiga namun ada juga yang merasa senang untuk azim suatu hari saat matahari tenggelam dan langit dipenuhi dengan warna jingga dan Umbu azim memandangi pantai bersama Safia sa Aku tak tahu mengapa Allah mengirimkanmu kepadaku tapi aku bersyukur Aku ingin menikahimu membuatmu bagian dari hidupku untuk selamanya kena hanya kaul 
yang mendukku sel iniap azim dengan penuh peraap azim Mat berkaca-kaca danembut dia mengang pertanda memberikan jawabannya perikahanka diselenggar denganhana orang-ang bisakumpul penan dan keb ul kehadiran dan berkat yangelah di Allah [Musik] myan [Musik] manamah Bintang s lama desas-desus dan iri hati mulai menyebar di antara warga desa mereka berbisik meragukan
keberuntungan azim dan berbicara tentang pesugihan putri duyung azim mencoba Mengabaikan semua desas-desus itu dan tetap fokus pada kebahagiaannya dengan Safia dia tahu cobaan ini adalah bagian dari kisah mereka dan dia harus kuat untuk melindungi Safia dan cinta [Musik] mereka dalam kebahagiaan dan keberkahan yang asakan azim dan Safiah berita tentang kekayaan dan kesuksesan azim dalam mencari ikan menyebar cepat di antara penduduk desa seberang sebaliknya orang-orang merasa bahwa semenjak kedatangan Safia mereka menjadi sulit mencari nafkah dan menangkap ikan sebenarnya fenomena ini hanyalah masalah iri hati di mana ketika hati seseorang 
 
merasa iri dengan kesuksesan orang lain dia sendiri akan mendapat kesulitan dalam usahanya karena sibuk memata-matai orang lain hasil tangkapan ikan mereka masih sama seperti biasa namun tidak merasakan keberkahan di dalamnya sehingga merasa berkurang tak lama kerumunan orang mulai berkumpul di sekitar rumah azim mata mereka dipenuhi dengan tanda tanya dan keculigaan azim
beritahu kami bagaimana kau bisa Ba tiba menjadi kaya apa ini semua karena pesugihan putri duyung tanya Arsyad penduduk desa seberang dengan nada mencemol Hei azim tangkapan ikan kami juga berkurang Ini pasti ulah peliharaanmu itu kata penduduk yang lain azim menatap Arsyad dan orang-orang desa dengan tenang Ini semua adalah berkat Allah dan usaha keras dan keikhlasan adalah kunci bertambahnya rezeki serta keberkahan jawabnya dengan mantap namun desas-desus tetap berlanjut Dan beberapa penduduk desa mulai menunjukkan tanda-tanda tidak ramah bahkan ada yang mencoba mengintimidasi 
 
bahkan mencuri keberuntungan azim suatu malam ketika bulan purnama bersinar terang azim merasa sebuah kegelisahan yang mendalam Safia tampak resah matanya berkaca-kaca seolah Dia merasakan ada yang tidak beres Safia Apa kau merasa tidak baik apa yang terjadi tanya azim dengan penuh kekhawatiran Safia merespon dengan ekspresi sedih memandang azim dengan penuh kasih
sayang seperti biasa dia tidak dapat berbicara namun azim merasa seolah-olah Safia ingin mengatakan sesuatu yang penting aku akan selalu melindungi musafia kita akan melewati ini bersama ucap azim sambil memegang tangan Safia dengan erat keesokan harinya azim menemukan sebuah teror yang telah ditinggalkan oleh seseorang di depan rumahnya ancaman itu mengatakan
bahwa mereka akan mengambil dan membunuh Safia jika Safia tidak pergi meninggalkan desa dengan hati berat Az membuat keputusan sulit dia memandang Safia mata mereka bertemu dan sebuah perasaan pengertian muncul di antara mereka saia untuk melindungimu dan untuk mencegah malapetaka aku harus Melepaskanmu kembali ke laut kata dengan air mata menggenang Safia tampak Terpukul namun dia mengangg perlahan mengerti bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk menjaga keselamatan mereka dan menghilangkan perasaan susun warga desa
 
dengan langkah berat a membawa Safia ke tepi laut dia merasa seolah-olah hatinya akan hancur namun dia tahu inialah keputusan yang benar Ingatlah sa cintaku akan selalu menyerimu di Manun kau berada bisik azan sebel mepaskan saia kembali ke pelukan laut air mata mengalir mengiringi perpisahan mereka azim berdiri di tepi pantai menatap lautan sambil merasakan sejuta perasaan
bercampur dalam dadanya ini adalah pengorbanan terberat dalam hidupnya namun dia percaya bahwa cinta mereka akan tetap abadi meski terpisah oleh ruang dan [Musik] waktu azim kali ke desa dengan hati yang hampa dan berat meski kehilangan dia terus berusah keras dan mempertahankan keimanan dan kebaikan hatinya desas-desus dan ketidakramahan beberapa penduduk desa masih terus berlanjut namun azim mencoba untuk tidak terpengaruh dan fokus pada hidupnya bertahun-tahun berlalu dan azim menjadi tua cerita tentang 
cintanya dengan Safia dan pengorbanan yang telah dia lakukan mulai tersebar dan menjadi sebuah legenda di desa itu generasi muda tumbuh dengan mendengarkan kisah azim dan kisah Ca yang tragis namunuh dan pengorbanan azim dan sa Meskipun tidak bersama dalam hidup ini cinta dan
pengorbanan mereka menjadi sebuah inspirasi dan hikmah bagi semua orang kisah mereka menjadi bukti bahwa cinta yang tulus dan pengorbanan dapat melampaui rintangan dan menjadi Legenda Yang Abadi dalam hati dan memori orang-orang semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Baca juga  Tembok Cina adalah Tembok Yakjuj Makjuj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *