Tembok Cina adalah Tembok Yakjuj Makjuj. Benarkah ??

Tembok Cina adalah Tembok Yakjuj Makjuj. Benarkah ?? 1

Tembok Cina adalah Tembok Yakjuj Makjuj. Benarkah ??

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat Amin ya robbal alamin ini adalah video lanjutan dari video sebelumnya yang di video sebelumnya kita membahas tentang tembok besi Zulkarnain yang ada di Armenia Nah sekarang kita akan bergeser ke China ada sebuah buku berbahasa Arab yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada bulan Maret tahun 2007 buku ini berjudul munculnya Ya’juj dan Makjuj di Asia buku ini ditulis oleh Syekh Hamdi bin Hamzah Abu Zaid di dalam bukunya Syekh Hamdi sangat yakin dan tanpa ragu menyatakan bahwa tembok Cina adalah tembok yang dibangun oleh Zulkarnain Syekh Handi sebenarnya tidak sengaja melakukan penelitian ini beliau datang ke China waktu itu memang bukan bertujuan untuk meneliti tembok Cina jadi sekitar tahun 2000-an Syekh Hamdi diutus mewakili Arab Saudi untuk menghadiri pertemuan persatuan atlet sepeda 

Tembok Cina adalah Tembok Yakjuj Makjuj. Benarkah ?? 2

se-asia di Shanghai dan kunjungan tersebut adalah pertama kalinya Syekh Hamdi menginjakkan kaki di negara Cina selama berada di China Syekh Hamdi ditemani oleh seorang dosen yang bernama huk Xiao Tian ketika itu Syekh Hamdi memang ingin mengasah kemampuan bahasa Inggrisnya kepada huk Xiao Tian selama keduanya sering Bersama sang dosen ini bercerita banyak tentang sejarah Cina sehingga sahamdie pun bertanya mengenai Yakjuj dan Makjuj Syekh Hamdi bertanya pernah dengar Ya’juj dan Makjuj nggak sih Awalnya sang dosen tidak mengerti pertanyaan dari Syekh Hamdi tetapi Syekh Hamdi sepertinya pantang menyerah dengan mengulang-ulang pertanyaannya dan dengan berbagai penekanan dalam dua kata itu yaitu Ya’juj dan Makjuj sang dosen pun berusaha mengingat-ingat tentang dua suku kata itu dan sang dosen ini mengatakan ya jauh dan makjo itu adalah dua kata dalam bahasa Cina yang memiliki arti Benua Asia dan Benua kuda karena dirasa kedua kosakata itu mirip dengan Ya’juj dan Makjuj Syekh Hamdi pun mulai melakukan penelusuran lebih mendalam mengenai 

 

Cina dan hubungannya dengan Zulkarnain shahamdi mulai melakukan penelusuran literatur sejarah penelusuran linguistik dan geografi negara China teman-temanku seiman dari hasil penelusuran Syekh Hamdi beliau menyimpulkan bahwasanya Zulkarnain adalah ahena ten yang merupakan salah satu Firaun Mesir ahenatin merupakan Firaun dinasti ke-18 Mesir kuno yang berkuasa antara tahun 1022 sampai 1006 sebelum masehi akhirnya 11 tahun lamanya perlu diketahui teman-teman Zulkarnain bukanlah sebuah nama melainkan gelar yang kurang lebih memiliki arti dia yang memiliki dua tanduk sama seperti Firaun sebutan untuk raja-raja Mesir dan Kaisar sebutan untuk Raja Romawi sampai saat ini ada 3 tokoh raja yang berpotensi sebagai sosok dari Zulkarnain ini yang pertama adalah raja Alexander atau biasa disebut dengan Alexander The Great ini merupakan pendapat dari all Rich wilken yang menyebutkan bahwasanya anak raja Philip dari makedonia inilah sosok dari Raja besar Zulkarnain yang namanya banyak diceritakan dalam kisah-kisah kuno yang kedua adalah raja Cyrus 2 memiliki sebutan yang sama yaitu Cyrus The Great yang merupakan raja dari kekaisaran ahremenia Sebelumnya 

Tembok Cina adalah Tembok Yakjuj Makjuj. Benarkah ??

dia adalah raja Persia yang kerajaannya terletak di Iran bagian Selatan dan tentu saja yang ketiga adalah Firaun akhena ten Syekh Hamdi memiliki pendapatnya sendiri ia menganggap bahwa Zulkarnain yang disebutkan dalam AlQuran merupakan Pangeran Mesir dan keturunan Firaun yang bernama ahnaton atau ahnaten dalam surat Ghafir ayat 23-46 tertulis adanya percakapan antara Nabi Musa dan Firaun di situ disebutkan bahwa ada laki-laki Sholeh yang terlibat dalam perbincangan tersebut dan menurut Syekh Hamdi akhirnya Tony hidup pada masa Nabi Musa dan dia merupakan anak dari Firaun setelah Firaun tewas ketika mengejar Nabi Musa akhirnya menggantikan posisi sang ayah untuk menjadi raja pada masa pemerintahan akhenaton lah dikenalkan konsep monoteisme yaitu menyembah hanya kepada satu Tuhan mengganti konsep Ketuhanan pada masa kepemimpinan Ayahnya di sini Ia banyak namun tempat ibadah Untuk Memuja Satu Tuhan itu namun konsepnya tersebut banyak mendapat pertentangan dari pemuka agama sebelumnya sehingga terjadi beberapa perlawanan dan ketika itu terjadilah kudeta di Mesir demi menyingkirkan akhena ten Menurut ahli sejarah ada dua kemungkinan Mengapa wilayah kekuasaan akhenaten lepas pertama akenaten terlalu fokus dalam kecintaannya dalam konsep 

 

monoteisme artinya Firaun akhirnya itu menerapkan peraturan-peraturan yang bersifat menyembah hanya kepada satu Tuhan sehingga ia melupakan unsur-unsur lain dan yang kedua ia kekurangan prajurit untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah dari hasil penelusuran sejarah ada informasi menarik yang ditemui oleh Syekh Hamdi di mana sampai saat ini mumi dari akhena ten belum ditemukan di Mesir bahkan mumi dari istri akhirnya pun tidak ditemukan akhirnya melakukan perjalanan panjang meninggalkan Mesir karena dia merasa bahwasanya Mesir sudah tidak kondusif untuk dia dan keluarganya tinggal di sana dari sinilah Syekh Hamdi mengambil kesimpulan bahwasanya akhirnya ten adalah Zulkarnain yang memang tidak meninggal di Mesir tetapi ia sedang melakukan perjalanan menuju terbenamnya matahari atau yang sekarang adalah negara Maladewa kemudian akhinaten pergi menuju negeri tempat terbitnya matahari atau negara kiribati yang merupakan negara kepulauan yang ada di Samudra Pasifik Nah setelah dari kiribati akena ten Keluarga dan para pengikutnya melanjutkan perjalanannya ke Cina dan dari sinilah akhena ten atau Zulkarnain ini diminta bantuannya untuk membuat dinding besi maka akhirnya ten dibantu dengan orang-orang membuat tembok besi tersebut yang sekarang bernama Tembok Besar Cina kemudian 

 

setelah pembangunan tembok selesai akhirnya ten pun tinggal di sana dan membuat dinasti baru yaitu dinasti Chou di dalam bukunya Syekh Hamdi menjelaskan secara detail mengenai tembok Cina beliau sangat yakin bahwasanya tembok Cina dibangun oleh akhena ten atau Zulkarnain namun jika dilihat secara fisik terdapat perbedaan yang sangat jelas antara tembok yang dibangun Zulkarnain dengan tembok Cina pertama tembok Cina terbuat dari susunan batu bata sedangkan Dalam Alquran disebutkan tembok Zulkarnain terbuat dari tumpukan besi yang kemudian dicampur dengan tembaga kedua tembok Cina dibangun secara bertahap Selama ratusan tahun dari berbagai dinasti yang memerintah di China diantaranya dinasti Han dan Ming sementara itu penjelasan Alquran tembok itu dibangun oleh suku bangsa yang meminta pertolongan kepada Zulkarnain dan setelah selesai Zulkarnain menyatakan bahwa tembok itu tidak akan bisa dilewati dan dilubangi oleh Yakjuj dan Makjuj ketiga dalam surat al-kahfi ayat ke 86 ketika bertemu dengan suatu kaum di barat Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Zulkarnain yang memerintahkan terserah kepadanya mau diapakan kaum itu artinya Zulkarnain mendapatkan Wahyu dari Allah sedangkan Para Raja Cina tidak dengan demikian Apakah benar tembok Cina itu disebut sebagai tembok yang dibangun oleh Zulkarnain [Musik] berbeda dengan 

 

penjelasan Syekh Hamdi bin Hamzah Abu Zaid Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Quran menulis bahwa di distrik Hisar Uzbekistan sekitar 240 KM di sebelah tenggara buhara ada celah sempit diantara gunung-gunung batu letaknya di jalur utama antara turkestan ke India tempat itu kini bernama busrol Hana dalam bahasa Turki tetapi dulu nama Arabnya adalah bab Al Hadid orang Persia menyebutnya dari Hani orang Cina menamakannya timin Kwan semuanya bermakna pintu gerbang besi hasil foto satelit pada koordinat itu sudah tidak ditemukan lagi tembok atau pintu besi tersebut Namun seorang pengembara Cina huwance yang pada abad ke-7 pernah melewati pintu berlapis besi saat melakukan perjalanannya ke India dan tidak jauh dari tempat tersebut terdapat sebuah danau yang dinamakan Iskandar menurut ustadz Zainal Abidin tembok Cina dibangun Jauh sebelum masa Nabi Musa Sedangkan di dalam penelitian sejarawan tembok Zulkarnain dibangun sezaman dengan diutusnya Nabi Musa bahkan di satu riwayat menjelaskan bahwasanya perdana menteri dari Zulkarnain adalah Nabi Khidir seperti yang kita tahu ada 4 raja yang kekuasaannya sangat luas dua dari golongan mukmin dan dua dari golongan kafir yang dua dari golongan kafir adalah boktonasor dan Namrud atau 

 

nimbrot yang dua dari golongan Mukmin Sulaiman dan Zulkarnain nah ini menjadi unik Sulaiman adalah nabi perdana menterinya orang biasa sedangkan Zulkarnain adalah orang biasa tapi perdana menterinya adalah nabi ini membuktikan bahwasanya jika ingin membangun suatu negeri yang sukses hendaknya komposisi kepemimpinan itu tidak boleh lepas dari ulama Oleh karena itu menurut pendapat yang kuat jumhur para ahli sejarah tembok Cina itu bukanlah tembok Zulkarnain atau tembok Yakjuj dan Makjuj Jadi itulah kisah tentang mengungkap misteri perjalanan Zulkarnain ke China semoga Kisah ini bermanfaat lebih dan kurangnya Mohon dimaafkan yang benar datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala khilaf atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa Sampai ketemu di kisah-kisah seru yang penuh makna selanjutnya saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *