Benarkah disini tembok Yakjuj dan Makjuj ?? | Perjalanan Sallam Tarjuman Mencari Tembok Dzulkarnain

Benarkah disini tembok Yakjuj dan Makjuj ?? | Perjalanan Sallam Tarjuman Mencari Tembok Dzulkarnain 1

Benarkah disini tembok Yakjuj dan Makjuj ?? | Perjalanan Sallam Tarjuman Mencari Tembok Dzulkarnain

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat Amin ya robbal alamin sebelum kita masuk ke dalam inti pembahasan mengenai mimpi sang khalifah tentang tembok Zulkarnain berikut ini sejarah singkat tentang alasan kenapa tembok Zulkarnain ini dibangun Yakjuj dan Makjuj merupakan dua suku terkuat dan terkejam sepanjang sejarah Tak ada satupun kaum yang pernah mengalahkan kedua suku ini mereka sangat senang membuat pengerusakan dan kerap kali membunuh orang hingga Pada suatu hari datanglah Raja Zulkarnain dan pasukannya ke tempat tersebut kemudian dengan dibantu masyarakat sekitar Zulkarnain membuat tembok diantara dua buah gunung tembok besar ini terbuat dari campuran besi dan tembaga yang dipanaskan fungsinya adalah supaya Ya’juj dan Makjuj terkurung dan tidak bisa keluar dari balik tembok ini setelah tembok selesai dibangun dan suku-suku di sekitarnya telah merasa aman dari serangan Yakjuj dan Makjuj di kemudian hari Raja Zulkarnain berkata dinding ini adalah 

Benarkah disini tembok Yakjuj dan Makjuj ?? | Perjalanan Sallam Tarjuman Mencari Tembok Dzulkarnain 2

Rahmat dari Tuhanku maka apabila sudah datang janji dari Tuhanku dia akan menjadikannya dinding ini hancur dan janji Tuhanku itu benar adanya Alquran surat al-kahfi ayat ke-98 jadi sampai hari ini Yakjuj dan Makjuj masih terkurung dibalik tembok besi itu kemudian akan keluar dan membuat pengerusakan di seluruh dunia ketika masa-masa dunia diambang kiamat pada suatu waktu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bangun dari tidurnya sambil bersabda Lailahaillallah Celakalah orang-orang Arab karena suatu bencana akan terjadi yaitu hari ini dinding Yakjuj dan Makjuj telah terbuka sebesar ini dan Abu Sufyan perawi hadits ini membuat lingkaran dari jari telunjuk dan ibu jari sohih muslim nomor 5128 artinya sejak 1200 tahun tembok itu dibangun telah ada lubang di sana karena setiap harinya di dalam tembok sana Ya’juj dan Makjuj selalu berusaha melubangi tembok penghalang itu hingga mereka hampir melihat cahaya matahari kemudian salah seorang dari mereka berkata Pulanglah besok kita lanjutkan lagi melubangi tembok ini keesokan harinya mereka kembali ke tembok itu dengan maksud untuk melanjutkan melubanginya namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala tutup lagi lubang di dinding itu yang Padahal kemarin telah berlubang ini akan terjadi setiap hari terus menerus sampai dunia telah berada di masa-masa kiamat salah seorang diantara mereka berkata Pulanglah Insya Allah besok kita akan lanjutkan lagi melubangi tembok ini maka ketika mereka mengucapkan Insya 

 

Allah keesokan harinya tembok itu tetap berlubang dan tidak kembali seperti semula seperti hari-hari kemarin kemudian mereka lanjutkan melubangi hingga berhasil keluar dari dalam tembok besi itu dan membuat kerusakan luar biasa di seluruh dunia kisah ini tertulis dalam manuskrip Arab kuno catatan dari Ibnu hudasbi seorang ilmuwan dan geografis terkenal akan karyanya yaitu kitabul masalik walma Malik pada suatu malam di zaman kekhalifahan Bani Abbasiyah Khalifah Al wasiq bila bermimpi bahwasanya tembok yang dahulu pernah dibangun oleh Zulkarnain telah jebol dan terbuka itu berarti kaum yang ribuan tahun berada di baliknya yaitu Ya’juj dan Makjuj telah berkeliaran di alam bebas khalifah sangat ketakutan karena jika hal itu sampai terjadi tandanya telah terjadi malapetaka besar yang berkaitan dengan akhir zaman karena teman-teman lepasnya Ya’juj dan Makjuj merupakan satu 

Benarkah disini tembok Yakjuj dan Makjuj ?? | Perjalanan Sallam Tarjuman Mencari Tembok Dzulkarnain

dari 10 tanda besar kiamat yang pernah disabdakan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam setelah sang khalifah bermimpi Kemudian beliau menceritakan mimpinya tersebut kepada para pembesarnya di istana khalifah meminta untuk mengecek tembok Zulkarnain apakah masih berdiri kokoh ataukah sudah hancur sementara itu tembok ini masih menjadi misteri tentang letak persisnya di sebelah mana karena sampai saat ini pun tak ada seorangpun yang mengetahuinya kemudian salah seorang pembesarnya mendatangkan seorang pengembara asal Turki yang bernama salam tarjuman Khalifah Al wasit memerintahkan kepada salam tarjuman untuk mencari dan memastikan bahwasanya tembok Zulkarnain masih aman dan belum dijebol khalifah memberikan 5000 Dinar ditambah dengan 10.000 dirham kepada salam tarjuman demi bisa mencari jawaban akan mimpinya itu kemudian demi memastikan salam tarjuman bisa menemukan tembok itu sang khalifah menyiapkan 50 prajurit yang diikutsertakan dalam misi pencarian ini lalu Ditambah lagi dengan kuda-kuda dan perlengkapan selama mereka di perjalanan karena sangking banyaknya perlengkapan mereka ini sampai-sampai harus dibawa oleh 200 kereta keledai sobat jadilah ilmu yang dimuliakan Allah maka berangkatlah salam tarjuman bersama 

 

rombongan dari samaroh yang merupakan sebuah kota kecil yang terletak di sebelah timur sungai Tigris di provinsi salah abdin Irak Setelah sekian lama rombongan karnaval yang dipimpin salam tajuman menjelajah akhirnya mereka tiba di suatu tempat di wilayah Armenia Armenia adalah negara perbatasan antara Eropa Timur dan Asia terletak berada di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia di sana salam tarjuman melihat sebuah daerah yang memiliki tanah berwarna hitam dan air laut yang seolah-olah berwarna kehitaman juga lokasi ini adalah daerah sekitaran Laut Hitam menurut salah satu argumen Kenapa dinamakan Laut Hitam karena di area sekitaran laut tersebut sering terjadi mendung maka air laut yang biasanya berwarna biru akan menjadi berwarna hitam karena pantulan cahaya dari langit mendung teori lain menyatakan bahwa benda-benda yang tenggelam di air mendapatkan Lumpur Hitam yang menutupi setelah jangka waktu tertentu penemuan benda-benda semacam itu di seberang laut mungkin menjadi alasan dibalik namanya kemudian teman-teman salam tarjuman dan pasukan kerajaan singgah di sebuah kota tanpa penduduk kota ini terlihat seperti ditinggalkan terburu-buru sama penduduknya jadi tidak ada sama sekali warga di sana sama seperti kota hantu kemudian rombongan salam tarjuman pun mencari-cari masyarakat di sekitar kota hantu ini lalu mereka menemui satu sampai dua perkampungan yang ada penduduknya kemudian salam pun mulai bertanya kepada penduduk itu 

 

Tapi anehnya para penduduknya ini memiliki bahasa yang tidak dikenal alias sangat asing didengar sehingga mereka tidak bisa berkomunikasi dengan rombongan salam tarjuman dan kemungkinan orang-orang itu adalah orang-orang Georgia yang bahasanya terisolir selama 5000 tahun hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenamnya matahari dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam dan dia mendapati di situ segolongan umat kami berkata Hai Zulkarnain kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka Alquran surat al-kahfi ayat ke 86 teman-teman khusus iman kemudian karena salam tarjuman sulit berkomunikasi dengan penduduk di sana Mereka pun menggunakan seperti bahasa isyarat untuk bertanya kepada masyarakat di sekitar Apakah mereka mengetahui tentang dinding besi Zulkarnain hingga ketika dia sampai diantara dua gunung didapatinya di belakang kedua Gunung itu suatu kaum yang hampir tidak memahami pembicaraan Alquran surat Al Kahfi ayat ke 93 akhirnya para penduduk di sana membawa salam dan rombongan pergi ke suatu tempat warga sekitar menunjukkan bahwasanya disitu memang ada sebuah gerbang atau sebuah dinding yang terbuat dari besi tembaga daerah ini kalau di peta dunia disebut dengan ngarai darial ini lokasinya berada di dekat sungai Terek Georgia ngarai sendiri diartikan sebagai sebuah lembah yang 

 

punya sisi-sisi dinding pegunungan yang terjal untuk menuju ke lorong Lembah tersebut hanya ada satu jalan yang mengarah ke sana lorong ini dibuat oleh tentara Georgia dan dipugar kembali oleh Rusia pada tahun 1850-an sejak dahulu lorong dariel dikenal untuk tujuan menjelajah lorong ini juga dikenal dengan sebutan gerbang alam atau gerbang kaukasia ada juga yang menyebutnya dengan gerbang iberia menurut sejarawan muslim Abul kalam azab ada sebuah timbunan besar berupa tembok yang dibuat dari besi bercampur tembaga di bukit kaukas atau pegunungan kaukasus Bendungan berupa dinding ini ada di kawasan yang cukup sempit diantara dua Bukit dari Riau keadaan Bukit itu curam dan membentang memanjang dari Laut Hitam hingga laut kaswain dinding yang menghubungkan dua Bukit tersebut juga menghubungkan antara dua laut panjangnya 1200 KM Bukit dari Real secara umum masih tidak terusik oleh tangan manusia Abul kalah menyebutkan Kondisinya masih Teguh seperti mempunyai bentuk berlapis-lapis nah di area tersebut ada suatu timbunan tinggi yang terbuat dari besi yang dicampur dengan tembaga dan para penduduk yang tidak dikenali bahasanya tadi percaya bahwasanya timbunan besi tersebut untuk menyumbat sebuah lubang besar yang ada di sana 

 

masyarakat sekitar pun takut untuk mengusiknya karena mereka telah mendengar hikayat dari turun temurun tentang keberadaan kaum perusak yaitu Yakjuj dan Makjuj teman-temanku seiman kemudian salam tarjuman pun berpikir memang benar di hadapan matanya ia melihat sebuah dinding besi yang sangat besar dan kondisinya sudah mulai retak-retak dan ada beberapa lubang yang seperti dibuat oleh manusia dari dalam balik tembok besi ini salam tarjuman pun kemudian berpikir jangan-jangan inilah tembok besi yang dibuat oleh Zulkarnain pada masa lalu maka salam pun bertanya kepada warga sekitar Apakah ada yang pernah melihat sesuatu yang ada di balik tembok atau gunung itu orang-orang Kampung ini berkata iya Kami sering melihat kadang-kadang kami melihat di puncak gunung ada orang-orang berlarian orang-orang yang dimaksud ukuran tubuhnya sangat kecil dan Barbar dan suatu waktu teman-teman masyarakat di kampung situ suka menggedor-gedor tembok besi tersebut dan terdengar suara manusia Meraung keras dari balik tembok besi itu kemudian mendengar perkataan masyarakat sekitar ya mungkin mereka menggunakan bahasa isyarat ketika itu salam ntar cuman menyimpulkan mungkin inilah Ya’juj dan Makjuj setelah itu salam tajuman mencongkel sebagian dinding besi tersebut kemudian dibawa pulang ke istana untuk menunjukkannya kepada Khalifah Al 

 

wasit sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah setelah salam tarjuman bertemu dengan Khalifah Al wajh Dia memberikan bukti potongan tembok besi kemudian salam menceritakan bahwasanya tembok Zulkarnain masih berdiri kokoh namun telah ada retakan-retakan dan beberapa lubang di sana Lalu salam pun menyimpulkan bahwasanya Mungkin sebentar lagi dindingnya akan runtuh Mendengar hal ini sang khalifah puas sekaligus menjadi takut bilamana Ya’juj dan Makjuj keluar dari sarangnya teman-temanku seiman 60 tahun kemudian Khalifah ke-18 Abbasiyah yang bernama Al muqtadir tak sengaja menemukan tembok Zulkarnain di tempat yang sama karena ketika itu teman-teman Khalifah Al muqtadir mengutus pembesarnya yang bernama Ahmad bin Fadlan atau yang biasa disebut dengan Ibnu Fadlan nah Ibnu Fadlan ini diutus ke sana untuk mengirimkan bantuan kepada masyarakat Bulgaria vulgar yang ada di wilayah yang sama ketika salam tarjuman bertemu dengan tembok Zulkarnain Bulgaria vulgar merupakan kota kuno muslim ketika itu di sini menjadi catatan penting juga teman-teman bahwasanya Ibnu Fadlan juga bertemu dengan Ya’juj dan Makjuj di sana namun anehnya Ibnu Fadlan melihat mereka berukuran besar setinggi dengan pohon kurma Artinya mereka adalah suku 

 

raksasa dan masyarakat sekitar menyebut mereka dengan Yakjuj dan Makjuj tidak tahu mana yang benar antara salam tarjuman dan Ibnu Fadlan mengenai gambaran fisik dari Yakjuj dan Makjuj namun dalam hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda sesungguhnya kalian berkata tak ada musuh sementara Kalian juga senantiasa memerangi musuh hingga datang Yakjuj dan Makjuj yang bermuka lebar bermata sipit dan berambut pirang mereka juga kemudian datang dari setiap arah wajah-wajahnya serupa tameng-tameng yang telah dilapisi kulit hadis riwayat Ahmad sebenarnya teman-teman Sampai saat ini pun tembok ini masih menjadi misteri tentang lokasi persisnya berada di mana bahkan ada yang bilang tembok Zulkarnain adalah tembok besar yang ada di China dan mungkin kita bisa bahas itu di lain kesempatan wallahualam bissawab Jadi itulah kisah tentang mencari keberadaan tembok Zulkarnain semoga Kisah ini bermanfaat lebih dan kurangnya Mohon dimaafkan yang benar datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala khilaf atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa Sampai ketemu di kisah-kisah seru yang penuh makna selanjutnya saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *