Dewa Di Hindu Ini Adalah Nabi Nuh ? | Ramalan Di Hindu Tentang Kedatangan Rasulallah

Dewa Di Hindu Ini Adalah Nabi Nuh ? | Ramalan Di Hindu Tentang Kedatangan Rasulallah 1

Dewa Di Hindu Ini Adalah Nabi Nuh ? | Ramalan Di Hindu Tentang Kedatangan Rasulallah

Ada sebuah penelitian para sejarawan yang mengungkapkan agama Hindu berasal dari Nabi Nuh lalu agama Buddha berasal dari Nabi Zulkifli dan Nabi Luth adalah nama lain dari laose pendiri dari agama tahu di Cina di artikelbeberapa waktu lalu kita pernah membahas tentang hubungan Buddha dan Nabi Zulkifli dan di artikelkali ini kita akan coba membahas tentang Benarkah Nabi Nuh ini punya hukum gaib dengan agama Hindu sehingga kisah Nabi Nuh ada di dalam Kitab atau manuskrip Hindu untuk itu di artikel kali ini kita akan membahas tentang kisah Nabi Nuh dalam agama Hindu 

Dewa Di Hindu Ini Adalah Nabi Nuh ? | Ramalan Di Hindu Tentang Kedatangan Rasulallah 2

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sobat Jazirah ilmu yang dimuliakan Allah semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat Amin ya robbal alamin Nabi Nuh dikisahkan dalam tiga kitab suci di tiga agama yaitu terdapat di kitab suci Yahudi Kristen dan Islam ketiga agama ini biasa disebut dengan agama Abrahah atau agama samawi Nabi Nuh adalah nabi yang terkenal dengan banjir besarnya dalam agama Hindu Nabi Nuh ini terkenal dengan sebutan manuk nah manu sendiri bagi umat Hindu adalah leluhur dari umat manusia dan merupakan raja pertama di dunia yang juga menyelamatkan manusia dari banjir besar seperti halnya kisah Nabi Nuh yang ada dalam Islam anak cucu dari manuk ini disebut dengan Manawa sehingga kata manusia dalam bahasa Sansekerta disebut dengan Manawa jadi artinya manusia adalah anak keturunan dari manuk kisah singkat manu yang ada di Hindu seperti ini teman-teman saat manusia tangan di sungai 

 

tiba-tiba ada seekor ikan yang datang dan memohon kepada manu untuk diselamatkan kemudian mano memasukkan ikan itu ke dalam sebuah bejana atau wadah namun ikan itu malah membesar sehingga wadahnya tak mampu menampungnya akhirnya mano memindahkan ke sebuah tong namun kejadian yang sama terulang kembali ikan itu membesar lagi dan Tong itu pun tak mampu menampungnya hingga akhirnya ikan itu dipindahkan ke samudra dan mano baru menyadari kalau ikan itu bukanlah ikan biasa ikan itu ternyata adalah Awatara dari dewa Wisnu yang memberitahu mano kalau akan ada banjir besar yang menghancurkan seluruh kehidupan akhirnya mano membuat sebuah perahu dengan membawa sejumlah benih kehidupan Wisnu adalah salah satu Dewa yang ada dalam agama Hindu yang bertugas sebagai pemelihara dan pelindung alam semesta Wisnu juga merupakan roh tertinggi dalam Purana atau kisah zaman kuno Wisnu ini juga disebutkan bersifat gaib dan berada di mana-mana yang kemudian dibuatlah simbol-simbol atau atribut tertentu yang dipilih sesuai dengan karakternya dan diwujudkan dalam bentuk lukisan pahatan dan Arca supaya orang-orang mudah melakukan penghayatan terhadap sosok Wisnu ini  Wisnu sering ber Avatar antara lain menjadi ikan atau matcha Rama Kresna Budha dan kalki di agama Kristen kisah Nuh atau manu bisa ditemukan dalam kitab kejadian 6 dan 7 Dalam kitab kejadian 6 disebutkan berfirmanlah Allah kepada Nuh aku 

 

telah memutuskan mengakhiri hidup seluruh makhluk sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka jadi aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi Buatlah bagimu sebuah Bahtera dari kayu ghofir bahtera itu harus kau buat berpetak-petak dan harus kau tutup dengan Pakal dari luar dan dari dalam sebab Sesungguhnya aku akan mendatangkan air bah untuk meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit segala yang ada di bumi akan mati binasa tetapi dengan engkau aku akan mengadakan perjanjianku dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu engkau bersama dengan anak-anakmu dan istrimu dan istri anak-anakmu jika di Islam kisah Nuh atau manuk bisa dibaca di Alquran surat al-mu’minun dan surat asy-syu’ara Nuh berdoa ya Tuhanku tolonglah aku karena mereka mendustakan aku lalu kami mewahyukan kepadanya Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk kami maka apabila perintah kami telah datang dan tanur telah memancarkan air maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap 

 

jenis dan juga keluargamu kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan akan ditimpa azab diantara mereka dan janganlah kamu bicara dengan aku tentang orang-orang yang zalim karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan Alquran surat al-mu’minun ayat 26 sampai 27 Nur berkata Ya Tuhanku Sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku maka itu adakanlah suatu keputusan Antara Aku dan antara mereka dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang Mukmin besertaku Alquran surat asy-syu’ara ayat 117 sampai 118 maka kami selamatkan Nuh Dan orang-orang yang beserta di dalam kapal yang penuh muatan kemudian Sesudah itu kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal Alquran surat asy-syu’ara ayat 119 sampai 120 di dalam pemahaman agama Hindu dari manu atau dalam bahasa kitanya Nuh ini lahir banyak keturunan dari semua ras dan disebut dengan manavas atau manawas mano atau Nuh ini katanya memiliki beberapa anak ada yang menyebutnya punya sampai 10 anak diantaranya anak itu bernama Wana ishaku Ila dan ksatrias dan jika di Bibel NU hanya disebutkan punya tiga anak samham dan Yafet menurut International 

 

standar Bible ensiklopedia keturunan Sam menghasilkan bangsa Israel keturunan HAM menghasilkan bangsa Mesir karenaan dan Arab keturunannya  sebagai nabi juga memiliki hukum yang oleh umat Hindu disebut dengan manus meriti atau Law of manu dalam attar faveda book 20 him 127 ayat 1-13 dikatakan disana bahwa tentang akan datangnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam disana dikisahkan dia adalah resi yang naik onta atau unta tidak mungkin itu orang India karena resi India atau brahman tidak boleh naik unta kemudian berdasarkan subscribe book of the east volume 25 menurut manusia seperti dikatakan di sana bahwa seorang brahman dilarang menaiki onta atau keledai ini tambahan sedikit ternyata cerita tentang Nabi Nuh dan banjir terdapat juga di dalam cerita dari Yunani kuno dikisahkan promoteus menasehati anaknya duka Lion agar membuat sebuah peti tujuannya sebagai tempat berlindung karena akan ada banjir yang akan terjadi usut punya usut bencana yang dimaksud adalah sebuah hujan yang berhari-hari dan banjir bandang yang kemudian menyusulnya banyak orang yang mati karena peristiwa itu Kecuali mereka yang berlindung ke gunung-gunung yang tinggi meskipun duka Lion tidak berlindung di tempat tinggi namun dirinya selamat berkat peti yang telah dia buat setelah terombang-ambing selama berhari-hari maka selamatlah dia dari banjir besar yang menghancurkan banyak kehidupan di Bumi waktu itu salah satu suku yang ada di Indonesia yaitu Batak rupanya juga memiliki kisah mengenai bencana air bah kisah ini berhubungan dengan naga padoha seekor ular raksasa yang dipercaya Orang batak zaman dahulu sebagai makhluk yang memikul bumi Pada suatu hari ular tersebut merasa lelah akan bebannya dan kemudian melemparkan bumi yang Barat ke lautan lalu Batara Guru ingin menyelamatkan anak perempuannya dengan mengirimkan gunung Kelautan dan seluruh manusia setelah kejadian itu bumi akhirnya diletakkan di bagian kepala sang ular raksasa agar kejadian serupa tidak terjadi kembali Sebenarnya ada banyak kisah-kisah Kuno dari beberapa daerah dan negara yang bercerita tentang banjir besar itu dan secara benang merah cerita semua itu memiliki kesamaan Hal ini membuktikan kalau peristiwa banjir bandang maha dahsyat itu memang benar terjadi pada masa lalu wallahualam bissawab Jadi itulah kisah Nabi Nuh dalam agama Hindu semoga Kisah ini bermanfaat lebih dan kurangnya Mohon dimaafkan yang benar datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala khilaf atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa Sampai ketemu di kisah-kisah seru yang penuh makna selanjutnya saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *